Jumat, 06 Januari 2012

REpost : hati2 tuk mandi bola ( ReK )

Buat para ortu sebaiknya pilih2 lg tempat bermain utk anak...
Dibawah ini saya sharingkan beberapa artikel mengenai bahaya mandi bola..., karena jangan sampai anak saya, dan anak bunda mengalaminya (maaf hanya repost) :

1.
Dear all.. aku mau sharing aja ini kejadian baru nimpa anak bekas
Tetangga di bandung .. Tapi aku cuma cerita garis besarnya aja karena secara
detil ngga banyak tanya krn ibunya masih stress .. jadinya ga tega.

Pas hari libur, sabtu/minggu pasti seperti biasa pasti orang tua
pingin ajak anaknya main.. tetanggaku dia ajak anak perempuannya umur 3,5th
mandi bola di BXX ( Bandung ). Ngga ada feeling apa2.. anaknya senang main2.

Setelah itu besoknya dia masih sekolah (Pre-School) spt biasa.. ngga
ada tanda2 apapun. Tapi tiba2 hari ke 4 setelah dia mandi bola itu,
tanpa gejala apapun, tau2 dia ngga bisa jalan.. anak-nya pun
ngga mengeluh ada gejala sakit apapun.. dia cuma nanya dengan
polosnya ke ibunya "mama.. kok Riska ngga bisa jalan ya ma"...

Akhirnya sama ibunya dia langsung dibawa ke RS.Boromeus Bandung ..
dan itupun setelah diperiksa sama DSA, ngga langsung ketahuan
sebabnya.
kenapa tiba2 lumpuh... Sampai akhirnya setelah pemeriksaan dokternya,
Riska dikasih antibiotik macem2 yg memungkinkan buat ngobatin
sakitnya itu..karena menurut dokternya ini kena kuman.

Akhirnya, besoknya Riska dirujuk ke RS.Hasan Sadikin karena ada DSA
yg menangani kasus spt ini. Selidik punya selidik, akhirnya DSA di Hasan
Sadikin menemukan bahwa Riska kena virus ipd, yg menyebarnya virus melalui
sumsum tulang belakang.. sampai akhirnya akan merambat ke otak.

Karena itu, Riska disuntik setiap hari yang harga suntikannya
6jt/suntik. Untuk mencegah virus itu berhenti menyebar agar ngga ke otak.
Menurut dia, memang virus ini masih jarang di indonesia dan belum
diwajibkan sama IDAI. Tapi mulai ada penyebaran virus ini yang menyerang
terutama pada balita dan orang tua di atas 60.

Saat ini Riska masih dalam perawatan, dan masih disuntik tiap hari
6jt itu.
Tapi menurut Riska (untung anaknya masih bisa komunikasi), sekarang
Kakinya mulai kerasa kesemutan biarpun dia masih lumpuh..

Dokternya tidak bisa menjamin apa2, tapi hanya berusaha untuk
mencegah penyebaran virusnya. Ibunya bingung dan tanya darimana virusnya
dateng..dokternya pun ngga bisa bilang kalo itu karena mandi bola.

Tapi saat aku cerita ke kakak iparku, dia ternyata ada pengalaman
anak temen kantornya yang kena virus yg sama, dan persis kejadiannya setelah
mandi bola juga.

Menurut DSA temen kakakku itu, tempat mandi bola memang merupakan
lokasi penularan paling bagus untuk virus apapun, terutama di tempat2 umum.
Karena jarang sekali pihak taman bermain itu mencuci bola2 tsb, dan
dengan ruangan yg tertutup dan lembab, tidak kena sinar matahari, tempat
mandi bola jadi tempat bersemayam-nya virus.

Btw, sekedar info vaksin IPD baru dimulai di Indonesia , sejak 2006
lalu, berarti anak2 kita rata2 gak ikut vaksin itu di program imunisasinya
khan...? padahal penyakit dari IPD ini telah mengorbankan 2000-3000
bayi di Amerika, searching google aja...
So, kita semua wajib memperhatikan tempat2 hiburan, tempat bermain
buat anak2 kita, jgn sampe' memilih tempat bermain yg tidak sehat spt
kolam bola (yg tentunya tidak pernah disterilkan. ..), hiii... bnyk anak2
ngompol di dlmnya, muntah, buang2 ludah, dsb... apalagi ada bnyk telor nyamuk,
dan serangga laen yg ngumpet disitu.... ih

2.
Ini adalah true story, aku dapat dari milis HIMASAD (HIMA Sastra Jerman UNPAD). Berdasarkan pengalaman salah satu temannya, yang harus kehilangan putranya yg berusia 3 tahun.

McDonalds, Burger King, Timezone,KFC....Tempat yg sangat mengasyikkan bagi anak-anak bermain dengan bola2. Dimana biasanya disebut kolam bola atau mandi bola....

Kejadiannya bertepatan dengan pesta perayaan ULTAH sang anak di McDonalds,setelah selesai makan,anaknya minta bermain di kolam bola tersebut. Namun tak lama kemudian terdengar si anak melolong kesakitan.....Katanya pantatnya terasa sakit sekali, seperti tertusuk sesuatu benda.Lalu setelah di lihat oleh ibunya, ternyata terdapat bilur merah kecil....

Dan beberapa hari kemudian sang ibu mulai curiga akan memar di pantat anaknya yg semakin membengkak.Dan yg lebih mengagetkan sang ibu ketika si anak mulai menggigil gemetar dan muntah-muntah, dan matanya berputar ke belakang......

Segera anak tersebut dibawa ke rumah sakit dan harus di rawat di ICU,dan anak yg malang itu harus meninggal pada malam itu juga......

Ketika dokter menyatakan bahwa kematian anak itu dikarenakan overdosis heroin. Tentunya sang ibu sungguh tidak percaya....Bagaimana mungkin???!!!....Ternyata setelah polisi memeriksa kolam mandi bola di restoran fast food tersebut, mereka menemukan beberapa jarum suntik ; sebagian sudah digunakan,dan beberapa ada yg masih dosis penuh. Dan di tumpukan bola2 itu ternyata banyak sekali bekas2 makanan, muntah, diapers kotor,genangan air kencing bahkan ada pisau2 kecil.....

Kemudian setelah ditanyakan ke Manager restoran tsb, barulah diketahui bahwa kolam bola itu hanya dibersihkan beberapa kali dalam setahun.Jadi mereka sendiri juga tidak tahu pasti apa yang terdapat di dasar kolam mandi bola tersebut.

Coba bila kamu seorang ibu,yg harus mengalami tragedi ini....sungguh memilukan.....Nah teman2,makanya berhati-hatilah mulai sekarang bila membawa anak, ponakan atau adik kamu yg ingin bermain mandi bola.... Memang bagi anak2 itu hal yg sangat menyenangkan,tapi kita kan tidak mau anak2 kita harus bermain di tempat yg kotor dan sangat berbahaya itu.Apalagi harus sampai kehilangan nyawa......HATI-HATI !!!!!....

Jadi Buat bunda-yahnda yang membaca artikel ini( btw masih banyak artikel yang senada... coba search di google), tolong sampaikan pada yang lain agar mereka juga memahami bahaya mandi bola...

another story :

Sebenarnya saya sendiri sudah pernah mengalami hal ini ketika membahwa Rafa putra saya mandi bola di salah satu mall di Pontianak. Ketika saya ikut masuk ke "kolam" bola saya menginjak lantainya basah dan licin. Yang terbayang di benak saya adalah pasti anak yang bermain sering pipis di kolam bola. Saya langsung bawa Rafa keluar bermain permainan lainnya. Yang jelas jangan MANDI BOLA. Kita tidak tahu kebersihan dasar kolamnya, dari atas sih bagus. Berikut beberapa pengalaman serupa yang saya ambil dari berbagai sumber.

Satu dari putra2ku kehilangan jam tangannya dan karenanya dia sangat kecewa. Jadi kami menggali di antara bola2 untuk mencarinya. Daripada menemukan jam tersebut, kami menemukan muntahan, makanan, kotoran, dan sesuatu lainnya yang tidak ingin saya sebutkan. Saya pergi ke manager dan memprotess hal tersebut, dan menemukan bahwa kolam bola hanya dibersihkan satu kali setiap bulannya. Saya bahkan ragu bahwa itu telah dilakukan sesering itu. Anak2ku tidak akan pernah bermain lagi di kolam bola manapun.

Beberapa di antara kalian mungkin bukan orang tua, tapi mungkin kau punya keponakan, cucu, atau berteman dengan anak-ANAK.

Kasus lainnya akan membuatmu terenyuh. ketika aku membacanya, hatiku terasa tersayat, dan aku mohon agar ini difoward ke lebih banyak orang lagi. Kau tidak akan bisa membayangkan bertapa pentingnya ini..

Hai, namaku Lauren Archer, putraku KEvin dan aku tinggal di Melbourne, Australia . 2 October 1999, aku membawa putra tunggalku ke MC Donalds untuk perayaan ulang tahunnya yang ketiga. Setelah dia menyelesaikan makan siangnya aku mengijinkan dia bermain di kolam bola. ketika tak lama kemudian dia mulai melolong, aku bertanya kepadanya apa ada masalah. Dan dia menunjukkan pantatnya dan berkata dengan sederhana : “Ma, disini sakit”.

Aku tidak dapat menemukan apapun yang keliatannya bermasalah pada dia saat itu. Aku memandikannya ketika kami pulang, dan menemukan di point yang dia tunjuk, terdapat memar - bekas bilur di pantatnya. Berdasarkan pemeriksaan, kelihatannya itu adalah sesuatu seperti ada serpihan di bawah memar itu. Aku membuat janji dengan dokter pada hari berikutnya dan anakku mulai muntah dan gemetaran, kemudian matanya berputar ke belakang kepalanya, dari situ, aku memutuskan untuk ke ruang darurat/ICU. Diameninggal tepat pada malam hari itu.

Yang mematikannya adalah memar di pantatnya, yang merupakan ujung sebuah jarum suntik yang patah ketika tertusuk masuk ke pantatnya. Hasil autopsy menyebutkan Kevin mati karena overdosis heroin.

Minggu berikutnya, polisi memindahkan bola2 dari kolam bola. di sana ditemukan makanan rusak, beberapa jarum suntik lainnya, beberapa masih dosis penuh, beberapa telah digunakan, pisau2, permen yang dimakan separuhnya, diapers, kotoran, dan genangan urine.

Jangan mengira ini hanya terjadi di Mc. Donalds. Seorang anak kecil lainnya telah bermain di kolam bola Burger King dan mulai mengeluh lengannya terluka. Dia juga meninggal kemudian. Ditemukan bahwa dia mendapat gigitan ular di sekitar lengan dan pantatnya. Ketika mereka membersihkan kolam bola itu, mereka menemukan sarang ular berbisa di dasar kolam bola tersebut. Anak kecil itu telah menderita sejumlah gigitan dari ular2 yang sangat berbisa.

Apa jadinya dunia ini.. anak2 bahkan tidak aman di tempat bermain untuk anak2. Think about it- Pikirkanlah. sekalipun tidak mematikan jika tertusuk jarum suntik bekas, bagaimana jika jarum suntik itu jarum bekas pengidapAIDS? Bayangkan bakteri di antara bola2 yang dasarnya ada kotoran?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar